Pantaskah hal ini dilakukan oleh negara yang sangat menagung-agungkan masalah Hak Asasi Manusia ?
Betul-betul diluar batas..peri kemanusiaan..!!




Reuters: Wartawan Kami Juga Disiksa dan Dicabuli Tentara AS
Apakah Bush dan Mr Don tidak tahu mengenai apa yang terjadi di penjara Mazhar-e Syarif Afghanistan, yang sudah terbuka ke media massa jauh hari sebelumnya? Apakah Bush dan Mr Don serta Mr 'Pudlle' Blair tidak tahu testemoni yang dilakukan oleh eks-tahanan mengenai penyiksaan di Guantanamo di berbagai media massa? Kenapa Bush dan para Republiken ngotot mempertahankan Mr Don? Apa pula yang dikerjakan oleh Mr 'Puddle' Blair ketika mengetahui bahwa laporan intelijen mengenai Irak ternyata dusta?
Ini sebahagian pelaku dari
gambar-gambar diatas :

Letkol Steven L Jordan

Army Pfc. Lynndie England

Army Sgt. Javal Davis
Reuters: Wartawan Kami Juga Disiksa dan Dicabuli Tentara AS
''Perbuatan itu hanya ulah segelintir tentara AS saja?'' Itulah pernyataan Bush Jr ketika mengulas kebiadaban yang terjadi di penjara-penjara Iraq yang dilakukan oleh tenteranya.
Menlu AS, Jenderal (purn) Colin Powell, dengan bersemangat cuba meyakinkan dunia melalui presentasi di Dewan Kemananan PBB. Presentasi ini dilakukan dengan menggunakan data dan informasi yang penuh dusta dan kebohongan. PBB sama sekali tidak mempercayai dusta ini.
Dalam kes Abu Ghuraib di Iraq, penyiksaan di penjara Mazhar-e Syarif di Afghanistan, dan penyiksaan di camp Guantanamo, Bush berupaya keras berdusta pada dunia, bahwa rejim mereka sama sekali tidak mengetahui tindakan tenteranya.
Kalau benar apa yang dikatakan oleh Bush ini, mengapa pula Pentagon para wartawan dilarang meliput di penjara Abu Ghuraib? Mengapa Bush 'marah' karena foto-foto tersebut bocor ke media massa?
gambar-gambar diatas :
Letkol Steven L Jordan
Army Pfc. Lynndie England
Army Sgt. Javal Davis